Shiny Flashy Green Matrix
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • RSS Feed

Jumat, 20 November 2015

Kamis, 15 Oktober 2015




Rabu, 21 Januari 2015

SOAL SOAL ILMU SOSIAL DASAR

  1. Secara hukum pemuda adalah manusia yang berusia?
a. 3 - 5 tahun
b. 5 - 10 tahun
c. 15 - 21 tahun
d. 30 - 50 tahun

  2. Masa manusia yang berumur 0 - 12 tahun adalah..
a. Masa Puber
b. Masa Anak
c. Masa Pemuda
d. Masa Dewasa

  3. Manusia pada umumnya menuntut ilmu di perguruan tinggi pada  umur?
a. 6 - 12 tahun
b. 12 - 15 tahun
c. 15 - 17 tahun
d. 18 - 25 tahun

 4. Sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan  aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat adalah pengertian dari?
a. Generalisasi
b. Harmonisasi
c. Sosialisasi
d. Penanaman nilai

 5. Proses asimilasi timbul bila ada..
a.       Orang perorangan sebagai waga kelompok-kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama
b.      Kebudayaan-kebudayaan dari sekelompok manusia tersebut orang-orang berubah dan saling menyesuaikan
c.       A,b benar
d.      A,b salah

  6. Ada factor menyulitkan terjadi suatu asimilasi, tapi ada juga factor yang mempermudah terjadinya asimilasi antara lain..
a.       Toleransi
b.      Peramaan dalam unsur-unsur kebudayaan
c.       Perkawinan campuran (amalgamation)
d.      A,b,c benar

  7. Perubahan-perubahan dalam pola-pola adat istiadat serta interaksi social biasanya dinamakan…
a.       Relecoiton
b.      Reservation
c.       Akulturasi
d.      A,b,c salah

  8. Dewasa ini telah terjadi pergeseran nilai, dari nilai-nilai lama dan timbulnya nilai-nilai baru sebagai berikut…
 a.       Modifikasi
 b.      Modernisasi              
 c.       Westenisasi
 d.      A,b,c benar

  9. Istilah lain dari poligami adalah…
 a.       Poliandr
 b.      Polygini
 c.       Polynesia
 d.      A,b,c benar

  10. Aktivitas-aktivitas antara lain, saling menegur, berjabat tangan, saling berbicara bahkan berkelahi termasuk…
 a.       Aktivitas social
 b.      Interaksi social
 c.       A,b benar
 d.      A,b salah

  11. Kenapa interaksi sosial dikatakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena…
 a.       Tanpa interaksi sosial, memungkinkan ada kehidupan bersama-sama
 b.      Dengan interaksi sosial, akan mungkin ada kehidupan bersama-sama
 c.       Tanpa interaksi sosial, tidak akan mungkin ada kehidupan bersama-sama
 d.      A,b,c benar

  12.  Suatu proses interaksi dapat berlangsung didasarkan pada berbagai factor antara lain…
 a.       Faktor mutasi
 b.      Faktor sugesti
 c.       Faktor identifikasi dan simpati
 d.      A,b,c benar

  13.   Paradigma definisi sosial memusatkan kepada, antara lain…
a.       Aksi dan interaksi sosial
b.      Aksi saja
c.       Interaksi saja
d.      A,b,c benar

  14.Tidak seperti pengetahuan ilmu politik, pengetahuan sosiologi, atau pengetahuan antropologi tapi ISD menggunakan pengertian antaralain…
 a.       Fakta
 b.      Konsep
 c.       Teori
 d.      A,b,c adalah benar

       15.   Latar belakang diberikan ISD pada prinsipnya adalah menghindari…
 a.       Kritik yang ditujukan kepada sistem penddikan oleh sejumlah cendikiawan
 b.      Anggapan bahwa sistem pendidikan ini berbau colonial
 c.       Anggapan bahwa sistem pendidikan merupakan kelanjutan dari politik balas   budi
d.      A,b,c adalah benar

       16.   Tenaga ahli yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi diharapkan memiliki 3 jenis kemampuan, yang tidak termasuk adalah…
a.       Personal
b.      Akademis
c.       Professional
d.      Likwiditas

      17.   Dalam ilmu sosial perlu kemudahan untuk menganalisa. Dalam arti perlu memahami pengertian sistem, yang ciri-cirinya antara lain, sebagai berikut…
a.       Fungsi (Function)
b.      Satuan (Unit)
c.       Batasan (Boundary)
d.      A,b,c benar

      18. Bentuk Interaksi Sosial dapat Berupa
                 a. Kerjasama
                 b. Persaingan
                 c. Pertentangan
                 d. Semua Benar

        19.    Kedudukan atau posisi seseorang/kelompok masyarakat sering disebut sebagai . . .
a.     Status sosial
b.    Peran sosial
c.     Tingkat sosial
d.    Posisi sosial

          20. Konflik berupa perbedaan pandangan tentang hal yang bersifat dasar di antara kelompok-kelompok disebut        konflik     . . .
a.     Politik
b.    Ideologi
c.     Agama
d.    Rasial
Jawaban : (b)



Ini adalah Sertifikat Seminar kedua yang saya ikuti, dikarenakan sertifikat pertama tidak dikirim-kirim ke E-mail saya, yaudah saya post hanya sertifikat kedua ini.

Seminar ini diadakan Oleh Fajrul Islam Gunadarma dengan nama acaranya adalah AKLAM, dengan tema nya "The Golden Age of Islam"

Berikut adalah Narasumber dan Moderatornya :
Akmal Sjafril, ST., M.Pd.I (Narasumber)
Muhammad Rizky (Moderator)

Seminar ini Berisi tentang Era kejahilian Bangsa arab sampai Masa masa keemasan(Golden Age) dari bangsa arab/Islam. Bangsa arab bisa berjaya karena adanya Al-Qur’an atau disebut juga Al-Qur’an Effect.

Al-Qur’an Effect adalah          :
Al-Qur’an menjadi satu-satunya bacaan yang ilmiah bagi masyarakat Arab yg tidak ada habis”nya dibahas. setiap ayat bisa ditela’ah dari berbagai segi, dan setiap penelaahannya menambah dalam pemahaman orang terhadap kandungannya. Al-Quran praktis “mengakhiri” era jahilliah di Arab

Sertifikat Aklam
Karena Al-Qur’an Bangsa Islam dapat maju dalam berbagai Bidang Seperti Bidang Astronomi dengan tokoh terkenalnya adalah Al-Battani dan Al-Biruni, Bidang Kesehatan dengan Al-kindi yang  menulis beberapa karya seputar polusi udara dan tek penanganannya, serta dalam bidang rekayasa teknik dengan tokoh islam yaitu Jabir Ibn Hayyan yang mengembangkan tinta yang terlihat dalam gelap(953M).


Senin, 29 Desember 2014

Hai!! Kali ini saya ingin ngomongin tentang Stratifikasi Sosial. Pertama- tama saya ingin memberitahu apa sih Stratifikasi Sosial itu sendiri untuk lebih lanjut Cekidot yaaa:D



Stratifikasi sosial merupakan penggolongan kelompok masyarakat dalam berbagai lapisan-lapisan tertentu. Menurut etimologi bahasa, stratifikasi berasal dari bahasa Yunani yakni stratum, yang berarti lapisan.



Pritim A. Sorokin

 Pitirim A. Sorokin, mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam lapisan kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis) dengan perwujudannya adalah kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah (Soekanto 1990).
Ukuran yang biasa dipakai untuk menggolong-golongkan anggota masyarakat ke dalam suatu lapisan adalah sebagai berikut:




1.     Ukuran kekayaan. Barangsiapa yang memiliki kekayaan paling banyak, termasuk ke dalam lapisan atas. Kekayaan tersebut, misalnya, dapat dilihat pada bentuk rumah yang bersangkutan, kendaraan, cara-cara menggunakan pakaian serta bahan pakaian yang dipakai, kebiasaan untuk berbelanja barang-barang mahal dan seterusnya.
contohnya Seseorang pengusaha kaya Selalu berpakaian mewah agar disegani oleh orang diskelilingnya.


2.    Ukuran kekuasaan. Barangsiapa yang memiliki kekuasaan atau yang mempunyai wewenang terbesar, menempati lapisan atas.
Contohnya Seorang Direktur Pada sebuah perusahaan yang dimana anak buahnya harus patuh terhadapnya karena dia adalah orang yang paling “berkuasa” di perusahaan tersebut



3.    Ukuran kehormatan. Ukuran kehormatan tersebut mungkin terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan dan/atau kekuasaan. Orang yang paling disegani dan dihormati, mendapat tempat yang teratas. Ukuran semacam ini, masih banyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat tradisional. Biasanya mereka adalah golongan tua atau mereka yang pernah berjasa.
Contohnya Seorang Presiden Wajib dihormati oleh rakyatnya


4.    Ukuran ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan sebagai ukuran, dipakai oleh masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Akan tetapi ukuran tersebut kadang-kadang menyebabkan terjadinya akibat-akibat negatif. Karena ternyata bahwa bukan mutu ilmu pengetahuan yang dijadikan ukuran, akan tetapi gelar kesarjanaannya. Sudah tentu hal demikian memacu segala macam usaha untuk mendapatkan gelar, walau tidak halal.
Contohnya Seorang yang paling pintar dikelasnya sangat disegani oleh teman-temannya


Untuk Kasus Pribadi Mungkin terasa waktu saat SMA dimana antara adik kelas dan kakak kelas terlihat tindak senioritas walaupun bukan tindak “bullying”, terapi terasa sangat sekali perbedaannya, seperti kan di SMA saya ada 2 kantin, kantin atas dan kantin bawah. Kantin atas hanya untuk kelas XI dan Kelas XII sedangkan kantin bawah untuk semua angkatan. Jadi waktu kelas X dulu kita dilarang untuk membeli makanan/minuman di kantin atas.

Nah Saya rasa cukup sekian pembahasan tentang stratifikasi sosialnya

Wassalamualaikum Wr. Wb



Referensi
- http://skpm.ipb.ac.id/pengertian-stratifikasi-sosial-dan-ukurannya/





Hai! Pada kali ini saya  ingin membahas tentang Perubahan Sosial dan Kebudayaan pada ke hidupan bermasyarakat. Pertama-tama udah pada tahu belum maksud dari perubahan sosial itu sendiri? Nah saya jelaskan dulu definisi dari perubahan sosial. 


Definisi Perubahan Sosial :

Perubahan Sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermartabat.
Teori dan Pengertian Perubahan Sosial
Pada dasarnya setiap masyarakat yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan. Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan suatu perbanding­an dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat,pada dasarnya merupakan suatu proses yang terus menerus, ini berarti bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-peru­bahan.

Tetapi perubahan yang terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan adanya suatu masyarakat yang meng­alami perubahan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan-perubahan yang tidak menonjol atau tidak menampakkan adanya suatu perubahan. Juga terdapat adanya perubahan-perubahan yang memiliki pengaruh luas maupun terbatas. Di samping itu ada juga perubahan-perubahan yang prosesnya lambat, dan perubahan yang berlangsung dengan cepat.



Nah udah pada tahu kan apa yang dimaksud Perubahan sosial. Sebenarnya Perubahan Sosial bukanlah suatu hal yang buruk asalkan kita dapat menyaring segala hal yang diterima oleh kita karena kita sebagai manusia butuh yang namanya berkembang sesuai zaman, apalagi sekarang sudah zamannya teknologi, kalau tidak mengikuti zaman kita tidak akan mendapat ilmu yang cukup.

Perubahan Sosial juga dapat dihambat maupun didorong pada kehidupan bermasyarakat.
Berikut adalah faktor-faktornya:

Faktor-faktor yang mendorong perubahan sosial budaya antara lain:

1. Kontak dengan kebudayaan lain, orang yang sering kontak dengan budaya lain akan lebih cepat dan mudah untuk terpengaruh budaya lain.

2. Sistem pendidikan formal yang maju, di zaman modren sekarang ini pendidikan formal sangatlah diperlukan, pendidikan formal yang dilakukan di sekolah diharapkan bisa membentuk cendekia dan cendikiawan yang berfikir inofativ yang berlandaskan dengan ketaqwaan agar semua bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai positif.

3. Toleransi, masyarakat yang bertoleransi akan mudah menerima perubahan sosil budaya yang positif maupun yang negatif asalkan perubahan sosial budaya itu tidak melanggar hukum.

4. Masyarakat yang heterogen lebih mudah untuk mengalami perubahan sosial budaya, dikarenakan masyarakat yang heterogen itu berbasis latar belakang ras, agama dan ideologi yang beragam, hal itu bisa menimbulkan pertentangan-pertentangan yang mengundang perubahan.

Faktor-faktor yang menghambat perubahan sosial budaya antara lain:

1. Kurang berhubungan dengan masyarakat lain, hal ini dikarenakan masyarakat tinggal ditempat yang terpencil dr masyarakat yang modren.

2.  Perkembangan ilmu pendidikan yang terlambat, hal ini dikarenakan masyarakat tersebut bertempat tinggal dilahan yang terpencil.

3. Sikap masyarakat yang tradisional, hal ini dikarenakan masyarakat mengagung-agungkan tradisi yag diturunkan oleh nenek moyangnya dan beranggapan tradisi tidak bisa diubah sampai kapan pun.

4. Adat istiadat (kebiasaan). Adat istiadat atau kebiasaan merupakan pola perilaku anggota masyarakat dalam memenuhi semua kebutuhan pokoknya. Jika kemudian pola-pola perilaku tidak lagi efektif memenuhi kebutuhan pokok, maka akan muncul krisis adat atau kebiasaan, yang mencakup bidang kepercayaan, sistem pencaharian, pembuatan rumah dan cara berpakaian

Contoh Perubahan Sosial :
 
Positif  : Seseorang Pedagang yang biasanya menjual barang-barang nya dengan berkeliling hanya menggunakan kendaraaanya, bisa merubah cara berjualannya dengan cara melakukan online-shop untuk mempermudah serta memperluas wilayah dalam  berdagang.





         Negatif : Orang tua yang memberikan anak nya Gadget dan Digunakan anaknya hanya untuk bermain game dan membuka situs yang tidak bermanfaat dalam pendidikan. Sebenarnya niat orang tua tersebut baik ingin memperkenalkan anaknya teknologi tetapi karena kurangnya pengawasan, anak tersebut seperti “Kecanduan” terhadap Gadget-nya, serta membuat anak tersebut lebih senang bermain dengan Gadget-nya dibanding dengan teman sebayanya.

Saya rasa cukup untuk bahasannya kali ini

Wassalamualaikum Wr. Wb


Referensi
-          http://cellarofinucifera.blogspot.com/2012/03/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html





 
© 2012. Design by Main-Blogger - Blogger Template and Blogging Stuff